Header

Teori Keberhasilan Studi S3

Keberhasilan menjalani studi S3 tergantung kepada banyak faktor. Menurut penelitian Marie desJardins yang dituangkan dalam paper-nya: How to Succeed in Graduate School: A Guide for Students and Advisors (the Online ACM Student Magazine, 1995), faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan menyelesaikan studi S3 adalah sebagai berikut.

  • Motivasi studi S3 (ms). Apa yang menjadi motivasi Anda untuk menjalani studi S3? Padahal, untuk itu dibutuhkan kerja keras, fokus, dan waktu. Kalau Anda tidak benar-benar ingin, Anda tidak akan berhasil.
  • Ketepatan memilih topik (mt). Topik yang menarik biasanya banyak peminatnya dan sudah banyak yang meneliti sehingga susah untuk menemukan kebaruan. Tapi, topik yang tidak menarik, akan membutuhkan usaha yang lebih keras karena susah mendapatkan referensi yang valid.
  • Kesenangan terhadap topik penelitian (st). Anda akan bergulat dengan topik itu antara 3 s.d. 5 tahun ke depan, pastikan topik yang Anda pilih merupakan topik yang Anda senangi, kalau tidak mungkin Anda akan lebih senang bermain game daripada melakukan penelitian.
  • Kenyamanan dalam komunitas mahasiswa S3 (sk). Studi S3 memerlukan dukungan teman-teman yang sama-sama berjuang menyelesaikan studi S3. Kehadiran mereka dapat menjadi teman bertukar pikiran, berdiskusi, menjaga motivasi, mendapatkan feedback, dan sebagainya. Pastikan, Anda berada dalam komunitas yang Anda senangi, ingatlah bahwa Anda akan berada dalam komunitas itu bertahun-tahun lamanya.
  • Waktu yang didedikasikan untuk studi S3 (tp). Makin banyak waktu yang didedikasikan untuk menyelesaikan penelitian dalam studi S3 ini akan semakin besar peluang Anda untuk lulus tepat waktu. Menurut pendapat orang-orang yang sudah menjalaninya, minimal dibutuhkan waktu 5.000 (lima ribu) jam kerja. Artinya, jika berencana lulus dalam waktu 5 tahun, setiap pekan harus mendedikasikan waktu minimal 20 jam. Jika ingin lulus dalam waktu 3 tahun, minimal 32 jam/pekan harus dimanfaatkan untuk kerja S3.
  • Banyaknya paper yang dibaca (pb). Pekerjaan rutin mahasiswa S3 adalah membaca paper. Selain untuk mencari premis-premis yang dibutuhkan dalam penelitian, juga bermanfaat untuk meluaskan pengetahuan dan mendalami setiap bidangnya, serta menempatkan posisi penelitian kita dalam komunitas peneliti sebidang penelitian sehingga terlihat kebaruan yang kita tawarkan. Makin banyak paper yang dibaca, makin besar kemungkinan berhasil lulus.
  • Dukungan promotor (dp). Promotor mempunyai peran yang sangat penting dalam keberhasilan Anda menyelesaikan studi S3. Bagaimana memilih topik yang tepat, bagaimana melakukan penelitian dengan efektif, bagaimana mengatasi persoalan yang timbul, bisa dibantu oleh promotor. Untuk itu, pemilihan promotor yang tepat menjadi kunci utama mendapatkan dukungannya.
  • Dukungan finansial (df). Menjalani studi S3 membutuhkan biaya yang tidak sedikit, baik biaya kuliah dan penelitian, maupun biaya untuk nafkah keluarga (bagi mahasiswa yang juga kepala keluarga) selama menempuh studi. Dukungan finansial ini tergantung kepada waktu kerja mencari nafkah(tn) dan dukungan finansial dari pihak lain (dfo).
  • Penjagaan semangat/motivasi (jm). Melakukan penelitian bertahun-tahun harus disertai semangat yang stabil. Untuk menjaga semangat perlu jadwal kerja(jk) dan target pencapaian(pt) yang jelas, perlu teman-teman untuk bertukar pikiran, dan melakukan pekerjaan setahap demi setahap.
  • Mendapatkan feedback (fb). Untuk mendapatkan feedback ini, Anda harus menampilkan diri Anda dalam komunitas, bergaul dan membangun banyak jaringan (bj), menyebarluaskan ide-ide Anda dengan cara banyak mengikuti seminar (bs), banyak presentasi dalam seminar (bp), dan yang tidak kalah penting adalah banyak publikasi paper (pp).
  • Dukungan mentor (dm). Mendapatkan mentor yang dapat memberikan nasihat, feedback tulisan, dan saran-saran arah penelitian akan sangat berharga. Dapat berasal dari senior, dosen, maupun peneliti dari universitas yang lain.
  • Dukungan keluarga (dk). Keluarga bagaimanapun merupakan faktor yang penting dalam penyelesaian studi S3 ini. Tanpa dukungan mereka, apa yang Anda lakukan tidak akan terasa berarti. Pastikan dan kondisikan keluarga Anda untuk selalu mendukung studi Anda.
  • Waktu yang diluangkan untuk refreshing (tr). Keseimbangan dalam mengatur waktu untuk penelitian, kerja, hobi, keluarga, dan aktivitas lain juga berpengaruh terhadap keberhasilan studi S3. Mempunyai kegiatan lain selain penelitian akan menyehatkan fisik dan mental Anda, yang sangat Anda butuhkan dalam penelitian.
Disamping faktor-faktor yang mendukung, terdapat juga faktor-faktor yang berpeluang menghalangi keberhasilan studi ini, yaitu:
  • Tuntutan pemberi beasiswa untuk menyelesaikan studi dengan cepat (tb).
  • Tuntutan keluarga yang meminta waktu untuk keluarga lebih banyak (tk).
  • Godaan untuk bekerja sambilan atau mengerjakan proyek di luar penelitian untuk S3 (bs).

Faktor-faktor di atas dapat juga diungkapkan dalam bentuk model matematis. Model adalah suatu usaha untuk mendapatkan tiruan dari suatu fenomena agar lebih mudah untuk dianalisis. Tiga jenis model yang umum digunakan adalah model fisik, model analogi, dan model matematik. Dalam tulisan ini hanya akan dibuat model matematik. Model matematik meniru suatu fenomena dengan ungkapan berupa suatu set persamaan. Kecocokan modelnya tergantung kepada ketepatan formulasi persamaan matematik dalam mendeskripsikan fenomena yang ditiru.

Dari uraian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan studi S3 di atas, dapat dikelompokkan variabel-variabelnya sebagai berikut.

Variabel inti, yang harus ada:

  • Motivasi (ms)
  • Waktu yang didedikasikan untuk studi (tp)
  • Dukungan promotor (dp)
  • Dukungan finansial (df), didapat dari kerja (tn atau pihak lain (dfo)

Variabel pendukung lancarnya studi, sebagai nilai tambah:

  • Ketepatan memilih topik (mt)
  • Kesenangan terhadap topik (st)
  • Kenyamanan dalam komunitas peneliti (sk)
  • Banyaknya paper yang dibaca (pb)
  • Penjagaan semangat/motivasi (jm), tergantung dari jadwal kerja (jk) dan pencapaian target (pt)
  • Feedback (fb), didapat dari banyaknya jaringan (bj), banyaknya mengikuti seminar (bs), banyaknya presentasi (bp), dan banyaknya publikasi (bp)
  • Dukungan mentor (dm)
  • Dukungan keluarga (dk)
  • Waktu refreshing (tr)
Variabel penghalang berhasilnya studi:
  • Tuntutan lulus lebih cepat (tb)
  • Tuntutan waktu untuk keluarga (tk)
  • Pekerjaan sambilan (bs)

Semua variabel yang diungkapkan di atas merupakan variabel dengan rentang nilai antara 0-100. Jika dinyatakan dalam model matematik, rumusan teori keberhasilan studi S3 (ks) dalam skala 0-100 :

ks = {30%*ms*(mt+st+sk+jk+pt+dk+tr)+ 30%*tp*(pb+bj+bs+bp+bp)+ 20%*dp*dm+ 20%*df } – 30%(tb+tk+bs)

Ruwet?

 

This entry was posted in Filsafat Ilmu Pengetahuan, S3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>